| Mengenal Ir. Akhmad Faradis |
|
|
|
| Ditulis oleh Administrator |
| Sabtu, 31 Januari 2009 07:27 |
|
Sejak SMA, Faradis aktif dalam organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII). Di organisasi ekstra kampus itu, ia menjabat sebagai Ketua PII Cabang Tegal, Jawa Barat. Sebelum di UI, Faradis sempat menikmati kuliah di ITB, kurang dari satu tahun. Meski demikian, Faradis juga sempat goresan titah dakwah di Masjid Salman, Bandung. Dengan bekal itulah, yang membuat Faradis terbiasa dengan pengambilan keputusan strategis dan cepat. Khususnya di penghujung tahun 1980-an, Faradis bersama teman-temannya mendapatkan tantangan mengembangkan organisasi kepemudaan Islam di Indonesia. Ahmad Faradis bergabung dengan Partai Keadilan tahun 1998 bersama para mantan aktivis dakwah kampus lainnya. Di Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS periode 2005-2010, Ahmad Faradis diamanahi sebagai Ketua Bidang Pembinaan Pemuda. Bidang ini termasuk bidang yang istimewa karena khalayak mengenal PKS sebagai partai yang banyak diisi anak muda dan bahkan didirikan oleh sebagian besarnya anak muda. Bidang yang dijalankan Ahmad Faradis ini juga membawahi Kepanduan PKS yang terkenal sangat sigap membantu masyarakat dalam kondisi darurat bencana. Saat bencana Tsunami melanda Aceh dan musibah yang menerkam wilayah Indonesia lainnya, Faradis sebagai 'Komandan' Kepanduan membantu masyarakat yang terkena musibah. Ahmad Faradis bersama kader PKS lainnya membentuk Posko Penanggulangan Bencana atau P2B. Pada hari kedua bencana trunami di Aceh, kepanduan P2B PKS telah menjangkau hingga ke wilayah pelosok Aceh. Selama lebih dari 2 bulan di Aceh, tidak kurang dari 13.000 kader kepanduan PKS terjun untuk membantu meringankan korban bencana secara bergantian. Pemilu legislatif yang jatuh 09 April 2009 ini, ia diamanahi menempati nomor urut 2 dari Dapil DKI Jakarta II. Faradis yang penggemar olahraga sepakbola ini, menyatakan tugasnya nanti adalah menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat dan mengimplementasikan nilai-nilai Islam universal dalam wujud perundang-undangan yang berpihak kepada kesejahteraan rakyat. [pk-sejahtera.us]
|
| Mari bergabung bersama PKS untuk mewujudkan Indonesia Baru yang lebih baik!
|



Akhmad Faradis lahir di Kota Tegal, Jawa Tengah 9 September 1964. Ahmad Faradis berhijrah ke Jakarta sejak tahun 1985. Faradis mengambil keputusan hijrah ke Jakarta untuk mencari kerja sembari melanjutkan kuliah agar tidak membebani kedua orangtuanya. Beberapa tahun kemudian Faradis diterima sebagai mahasiswa di Universitas Indonesia (UI) di Fakultas Teknik. Bersama rekan-rekannya sesama aktivis Kerohanian Islam di UI mendirikan Yayasan Ar-Risalah yang bergerak di bidang jasa Bimbingan Belajar bagi kalangan anak kurang mampu.